Tugas 1 TIK
A. Pengertian
CMS adalah sebuah aplikasi yang dapat membantu pengguna untuk membuat, mengatur, dan mengubah konten di dalam website.
B. Fungsi
Fungsi utama CMS adalah dapat mengelola dan mengembangkan konten secara lebih fleksibel, mudah, dan cepat. Sebagai sebuah platform, CMS juga memberikan berbagai kemudahan bagi para penggunanya agar dapat mengeksplorasi lebih dalam mengenai konten yang dimuat.
C. Kelebihan dan Kekurangan
• Kelebihan dari CMS :
-CMS memudahkan dalam pembuatan dan manajemen konten.
-Membuat dan mengelola website menggunakan CMS tidak memerlukan bahasa pemrograman.
-Tema, plugin, dan ekstensi mudah diinstal dan di update.
-Dengan plugin atau ekstensi, berbagai fitur seperti SEO, keamanan, newsletter, toko online, social media buttons dapat ditambahkan.
-Karena bersifat open source, CMS bisa diinstal secara gratis. Pengguna hanya perlu mempersiapkan domain dan web hosting saja.
-CMS menyediakan ratusan hingga ribuan tema desain mentahan (pre-designed)
-CMS terhubung dan terintegrasi dengan berbagai forum, komunitas seperti WordPress, Drupal, Slack dan lain-lain.
-CMS menyediakan fitur manajemen user, dimana pengguna bisa men-setup berbagai role user, seperti subscriber, author, editor, dan administrator.
• Kekurangan dari CMS:
-Untuk penggunaan beberapa fitur tema, hampir semua tampilan tema pre-designed memiliki desain visual yang sama. Penggunaan tema memang dapat dikostumisasi, akan tetapi jika template desain yang digunakan populer, tingkat kemiripan tampilan website dengan situs lain akan meningkat.
-Fleksibilitas pembuatan situs cenderung kurang dibandingkan website yang dibuat menggunakan coding.
-Website yang menggunakan CMS rentan terkena serangan hacker. Untuk meminimalisir risiko tersebut dapat dilakukan dengan menginstal plugin yang tepat.
-CMS dapat mempengaruhi page load website. Hal itulah yang dapat mempengaruhi proses optimasi situs pada search engine (mesin pencari). Website yang dibuat CMS biasanya memiliki kecepatan loading yang lebih lambat dibanding dengan website yang dibuat secara manual dengan coding. Solusi untuk mempercepat waktu loading adalah dengan menginstal plugin dan ekstensi tambahan.
D. Contoh-Contoh CMS
1. Wordpress
wordpress dibuat oleh Matt Mullenweg pada tahun 2003. Wordpress merupakan CMS yang paling terkenal dan paling banyak digunakan. Dengan banyaknya variasi tema & add ons, anda dapat dengan bebas membangun kreativitas pada website anda.
3. Drupal
Drupal dibuat oleh Dreis buytaert pada tahun 2001 dengan total pengguna mencapai 1 juta.
4. Buka Keranjang
CMS open source yang ditulis dalam bahasa program PHP. Memiliki struktur dinamis yang digunakan oleh sebagian besar situs e-commerce secara gratis.
5. Magento
Magento adalah software e-commerce yang tumbuh dengan cepat. Memiliki CMS open source dan menggunakan database MySQL dan Zend PHP.
Magento telah dikembangkan oleh Varien Inc. dan dirilis ke pasar pada tahun 2015.
Wix adalah pengembangan platform web berbasis cloud. Pengguna dapat membangun website HTML5 yang mobile-friendly menggunakan Tool online drag & drop.
7. Opencart
Opencart adalah sebuah sistem manajemen konten berbasis Web yang berlisensi GPL versi 3. CMS ini dirancang untuk toko online lengkap dengan shopping cart.
8. Prestashop
Prestashop merupakan sebuah platform e-commerce yang dapat digunakan oleh siapa saja untuk membangun situs toko online. CMS ini sangatlah populer karena hadir dengan banyak fitur dan sangat mudah untuk digunakan.
9. Moodle
Moodle adalah kepanjangan dari Modular Object Oriented Dynamic Learning Environment merupakan software e-learning berbasis website yang dapat digunakan untuk keperluan belajar mengajar dengan prinsip social construction pedagogy.
10. Dotclear
dotclear adalah aplikasi penerbitan blog sumber terbuka yang didistribusikan di bawah gnu gplv2. awalnya dikembangkan oleh olivier meunier dari tahun 2002, dotclear kini telah menarik tim pengembang yang solid.










Komentar
Posting Komentar